Kisah ini bermula dari perkenalanku dengan seorang gadis ABG di sekitar lingkungan kostaanku, yang belakangan aku ketahui bernama Diana. Diana seorang ABG tingginya kira2 150 cm dengan body yg pas2an menurutku gak bohay gak kurus…ya pas2 lah dengan toket gak besar2 amat…malah keliatan kecil menurutku mungkin ukurannya 34 C!!
Semakin lama aku kenal dia akhirnya kita deket, kadang2 dia maen ke tempat kostku yg bebas dimana cewek senaknya bisa keluar masuk.
Dia sering curhat ama aku, tentang keluarganya dan tentang kerjaannya..perlu diketahui si Diana ini putus sekolah karena ga ortunya g mampu bayarin doi sekolah…walhasil dia harus bekerja buat ngebantuin ortunya, saking seringnya dia maen kekostanku kadang2 dia pernah ketiduran dikamar kostku…aku sih ga keberatan klo dia mo tidur2an tapi imron ane ini ga bisa dipungkiri udh gedek2 aje ngeliat tubuh Diana yg lagi tiduran dikasur…bawaannye mo nidurin aje,,, sering juga waktu aku pergi Diana maen kekamar kostku, aku emank sengaja nagsih duplikat kuncinya ama dia…kali2 aja dia mo maen2!! Sampai suatu hari aku dengan tergesa2 pulang dari tempat kerjaku, karena ada sesuatu yg ketinggalan dikamar kostku. Segera aku buka pintu kamarku…tiba2 ada yg aneh nih …aku rasakan kandung kemihku penuh sekali. Aku kebelet pipis. Benar- benar kebelet pipis, sudah di ujung lah. Cepat-cepat aku bergegas kekamar mandi yg kebetulan berada didalam kamarku. Ketika kudorong ternyata sedang dikunci.
“Hey..! Siapa di dalam..? Buka dong..! Udah nggak tahan..!” aku berteriak sambil menggedor-gedor pintu.
“Akuu..! Tunggu sebentar..!” ternyata terdengar “suara dari dalam yg aku yakin suara si Diana.”
“Kreekk..!” terbuka sedikit pintu kamar mandi, kepala Diana muncul.
dari celahnya.
“Ada apa mas..?” katanya.
Tanpa menjawab pertanyaannya, aku langsung nyerobot ke dalam karena
sudah tidak tahan. Langsung aku kubuka resleting celanaku dan membuka
celana dalamku.
“Serrrr…” keluar air seni dari penisku.
Kulihat Diana yang berdiri di belakangku, badannya masih berdiri terpaku melihat aku yang dengan cueknya mengeluarkan kejantananku…
Akhirnya aku tersadar, dan segera memasukkan penisku kedalam sangkarnya…sambil gugup aku membalikkan badanku dan memandang Diana yg masih berdiri tetegun dengan tingkahku barusan…
” eh….sorri ya Diana, aku lupa kamu ad disini…”
” E e e…nggak koq mas, nggak apa-apa…” suara Diana terdengar gugup bercampur malu…
” Anu anu mas itu….” sambil tangannya menunjuk pada penisku
” kenapa Diana ?? ada apa dengan anuku…??”
” Celananya belum dikancingin mas…” katanya terbata2…
Aku semakin malu jadinya salah tingkah aku didepan Diana …
” Eh ya ……”
” Tadi kamu lihat semuanya ya Diana ??” tanyaku sembari menggodanya.
” Iya mas dikit…”
” Masa cuma dikit??” kataku menggoda Diana ..
” Iya beneran ….ih mas genit ah…” sambil mencubit pinggangku dia mengerling kearahku…
Amboiiii…..matanya dan bibirnya itu loh…bikin aku gak kuat…
Cerita Seks - Perjakaku hilang di tempat pijat
Kami berdua berbincang-bincang beberapa saat dan kemudian aku mengajaknya ke pinggiran kasur untuk duduk dan ngobrol2…. Disana aku bertanya kepadanya, ” Kamu tadi suka nggak liatin punya aku Diana …??” Diana sedikit kaget dengan pertanyanku…. dengan malu2 dia menjawab ” ya…. mas “. betapa senangnya hatiku timbul pikiran jorok dalam otakku, aku ingin menidurinya saat ini…aku udh lupa dengan kerjaan yg tadi ketinggalan dikamar untuk aku bawa kembali kekantor. Di otakku cuma ada satu pikiran gimana caranya meniduri Diana ….
Secara spontan aku merangkul dan mencium kening Diana. Dia diam saja, sehingga membuatku semakin penasaran. Lalu kupeluk pinggangnya dan kucium telinga serta lehernya, sehingga aku mulai merasa Diana terhanyut oleh permainanku. Setelah itu aku melakukan sedikit permainan padanya, dan nampaknya Diana benar-benar terbawa nafsu, aku bertanya kepadanya.
“Diana, aku boleh nggak membelai tubuhmu?” kataku sambil berusaha melepaskan kancing bajunya.
Ternyata Diana melakukan perlawanan, sehingga aku memegang kedua tangannya dengan tangan kiriku, serta terus membuka bajunya secara paksa. Diana kemudian berhenti melawan. Seluruh kancing bajunya akhirnya berhasil kubuka, namun bajunya tidak kutanggalkan. Dia nampak seksi meskipun toketnya tidak terlalu besar.Langkah pertama, aku mencium rambutnya sambil mengenggam tangannya, sementara tanganku yang lain memeluk pinggangnya. Aku senang karena ternyata Diana memberikan respon. Aku membimbingnya ke atas kasur.
Kemudian aku membuka baju dan celanaku, sehingga aku tinggal memakai celana dalamku. Kupeluk dia dan kucium bibirnya. Kumainkan lidahku di dalam mulutnya, dan Diana membalas permainanku. Hebat juga, ternyata dia sangat pandai berciuman dengan lidah. Diana membuka celana dan bajunya, sehingga dia hanya memakai pakaian dalamnya saja. Mataku tidak lepas memandang belahan payudaranya yang terlihat jelas.
“Diana , buka dong..!” kataku meminta.
Diana menurut saja. Dia membuka celana dalamnya terlebih dahulu, sehingga aku dapat melihat vaginanya yang mempunyai bulu2 halus dan jarang….sangat indah dipandang dengan belahan yg berwarna merah muda dihiasi oleh lendir2 yg meleleh dari dalam vaginanya yg diakibatkan oleh rangsanganku tadi. Kemudian dia membuka bra-nya, sehingga kedua payudaranya yang kecil tetapi membulat kencang dengan puting susunya yang kemerahan terbuka polos, tegak menantang untuk dilumat. Dia tersenyum dan mendekatiku. Aku kemudian menjilati telinga dan tengkuknya. Diana kegelian dan tertawa kecil.
Melihat kedua payudaranya yang indah dan mulus itu, hatiku tidak sabar dan ingin segera merasakan kenikmatan kedua benda tersebut. Kusapukan perlahan jariku pada permukaan payudara kanannya yang halus dan lembut. Kuraba puting dan lingkaran areola-nya dengan perlahan, sehingga Diana memejamkan matanya menikmati sensansi di puncak payudaranya. Kucubit perlahan putingnya dan kutarik, sehingga Diana mengeluarkan desahan tertahan. Lalu kukulum payudaranya dan kuhisap dengan kuat seolah-olah aku menyusu padanya dan ingin menyedot seluruh isi payudaranya.
Aku menyedot, mengulum, dan menggigit payudaranya bergantian, sehingga aku merasakan kepuasan dari payudara tersebut. Dengan melepaskan perasaan gemas yang telah lama tertahan, tanganku cepat meraih payudaranya dan kuremas dengan kuat, Diana mengaduh kesakitan. Tanganku terasa meremas daging lembut kenyal berisi jaringan kelenjar yang membuat birahiku terbakar.
“Mas..! Pelan-pelan dong..!” katanya sambil mendesis kesakitan tapi nikmat.
Aku melepaskan tanganku dan jariku masuk ke liang vaginanya. Kugesek-gesekkan jariku disana sehingga Diana mengerang. Aku lalu menunduk dan menjilati vaginanya, sehingga Diana mendesah dan melengkungkan badannya. .Aku terus menjilati bibir vaginanya dia bergerak kekanan dan kekiri di tempat tidur, klitorisnya, bahkan jariku kugunakan untuk membuka lubang sanggamanya dan kujilati dinding vaginanya dengan cepat.
Diana menggeliat-geliat liar sambil memegangi kepalaku.
“Ahhh… mhhh… massss…”
demikian desahannya sambil menyebut-nyebut namaku.
Aku terus beroperasi di vaginanya. Lidahku semakin intensif menjilati liang kemaluan Diana. Sekali-sekali kutusukkan jariku ke dalam vaginanya, membuat Diana tersentak dan memekik kecil. Kugesek-gesekkan sekali lagi jariku dengan vaginanya sambil memasukkan lidahku ke dalam lubangnya. Kugerakkan lidahku di dalam sana dengan liar, sehingga Diana semakin tidak karuan menggeliat.
Setelah cukup puas memainkan vaginanya dengan lidahku dan aku dapat merasakan vaginanya yang teramat basah oleh lendirnya, aku mengambil posisi dan membuka celana dalamku. Batang penisku sudah tegang dan keras, siap menyodok lubang sanggamanya.
Dalam hati aku membatin, “Ini dia saatnya… show time..!”
Aku mengangkat tubuhnya yang kecil itu dan membantingnya ke tempat tidur, sehingga dia telentang sambil mengaduh.
Sebelum dia sadar dengan apa yang terjadi, aku menyodokkan penisku ke dalam vaginanya dengan cepat, sehingga dia berteriak kesakitan.Pelan 2 aku tarik penisku dari vaginanya, terasa hangat dan mencengkram erat penisku….
Nyaman dan hangat sekali vaginanya..!kulihat ada bekas darah saat aku tarik keluar penisku ” Hmmmm rejeki nomplok dapet perawan nih ” batinku. Kukocok keluar masuk penisku , sehingga setiap tarikan masuk dan tarikan keluar penisku membuat Diana merasakan nikmat pada vaginanya. Dia mulai terbiasa dengan penisku…
Cerita Seks - Merasakan perawan tetanggaku
Rintihannya semakin menambah nafsuku. Setiap kali penisku bergesek dengan kehangatan alat sanggamanya membuatku merasa nikmat tidak terkatakan. Kemudian aku meraih kedua daging yang berguncang-guncang di dadanya dan meremas-remas daging kenyal padat tersebut dengan kuat dan kencang, sehingga Diana menjerit setinggi langit. Tangannya mencakar tanganku, namun tidak kuperdulikan. Untunglah dia tidak memiliki kuku yang panjang..! Diana orgasme…..kuraskan vaginanya berdenyut memijit penisku serta membasahinya dengan cairan kenikmatannya……………….
Selanjutnya sambil tetap mencengkeram kedua payudaranya dan tetap menyetubuhinya, aku memutar-mutar tanganku diatas kedua payudaranya .
Tanganku merasakan enak sekali mempermainkan kedua daging kenyal kembar milik Elli tersebut.
Sementara gerakan sanggamaku semakin cepat, sehingga Diana akhirnya terkulai lemas kehabisan tenaga menahan Nikmat yang dirasakannya. Setelah beberapa saat aku merasakan buah zakarku geli luar biasa dan penisku berdenyut-denyut. Akhirnya aku orgasme, dan penisku menyemprotkan cairan spermaku berkali-kali ke dalam kehangatan rahimnya. Semprotan terakhir membuatku lemas dan terjatuh menindih tubuhnya.
Beberapa lama kami berdua berdiam dengan penisku masih tertancap pada lubang miliknya. Tubuh mungilnya terkulai lemas dengan denyutan jantungnya yang turun naik, menandakan dia sangat kecapaian. Kami saling berpandangan dan akhirnya berciuman…..kami tertidur sampai sore hari…dia kemudian bergegas pulang karena takut dicari ortunya…
Akhirnya kami semakin dekat….dan kamipun semakin sering melakukannya layaknya pasangan suami istri…baik dikamar kostku maupun dirumah Diana ketika ortunya ga ada dirumah…sampai akhirnya aku harus pergi karena aku ditugaskan di luar pulau…..oleh kantor pusat!!!
kabar terakhir yg aku dengar Diana sempat hamil….tapi tidak diketahui siapa yg menghamilinya…Apakah aku ayah si anak yg dikandung Diana ? hahaha... SELESAI.













